Home News Polisi Kejar 2 WNA yang Terlibat Sindikat Narkoba Internasional

Polisi Kejar 2 WNA yang Terlibat Sindikat Narkoba Internasional

16
0
Polisi Kejar 2 WNA yang Terlibat Sindikat Narkoba Internasional


Jakarta

Polisi menangkap 4 pelaku yang sindikat narkoba internasional penyelundup 2,29 kilogram ekstasi dari Belanda. Dua orang masih diburu polisi dan berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Satu DPO yang disebut sebagai Mr. X merupakan pemesan ekstasi. Dia diketahui saat ini berada di Jakarta.

“(Pengirim paket) di Belanda, kita sudah ada identitas (pelaku). Dan orang asing yang (berada) di Jakarta ini, Mr X (orang memesan ekstasi dari Belanda) kita juga sedang kejar terus,” kata Kasubdit IV Direktorat Narkoba Bareskrim Polri Kombes Gembong Yudha, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2020).

Sementara itu, John Christoper, seorang warga negara Belanda, yang merupakan pengirim, masih ada di Belanda. Polri berkoordinasi dengan polisi Belanda untuk menangkap Christoper.

“Kalau yang Belanda (John Christoper) datanya sudah lengkap dan sudah sounding ke polisi Belanda,” kata Gembong.

Sebelumnya, ada empat pelaku yang telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka, yakni Herianto alias Anto, Sunardi alias Doyok, Hengky Sutejo, dan Hasrul alias Ardi. Pelaku Herianto, kata Yudha, dulunya adalah anggota kepolisian.

“Untuk yang mantan anggota Polri Ini (pelaku Herianto), pertama (terkena) kasus masalah desersi. Yang kedua juga, terakhir menjalani kasus narkoba juga dan baru bebas (keluar dari penjara, lalu) terlibat lagi dengan kasus yang sekarang ini (sindikat narkoba internasional),” ucap dia.

Kasus berawal ketika polisi mendapat informasi bahwa ada paket ekstasi dari Belanda yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada 1 Agustus. Paket tersebut disimpan dalam koper dan didapati ekstasi seberat 2,29 kilogram yang akan dikirimkan ke Makassar. Pengirim paket tersebut atas nama John Christoper, warga negara Belanda.

(aik/aik)



Source

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here