Home News Ahok Harusnya Ikut Cari Solusi Atasi Masalah di Pertamina

Ahok Harusnya Ikut Cari Solusi Atasi Masalah di Pertamina

4
0
Ahok Harusnya Ikut Cari Solusi Atasi Masalah di Pertamina


Jakarta

Elite PAN yang juga menjabat anggota Komisi VI DPR RI Eko Hendro Purnomo memperingatkan para pejabat BUMN, termasuk Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok, agar hati-hati dalam melontarkan pernyataan. Eko menilai Ahok seharusnya ikut mencari solusi atas permasalahan yang diidap BUMN yang dipimpinnya saat ini, PT Pertamina (Persero).

“Sebagai Komisaris Utama (Pertamina), Pak Ahok perlu memiliki instrumen pengawasan, dan mekanisme di internal secara utuh, dan bahkan bisa membantu melaporkan dan merekomendasikan langsung ke Menteri BUMN apabila ditemukan fakta adanya praktik-praktik menyimpang yang dilakukan oknum-oknum direksi tersebut,” kata Eko kepada wartawan, Rabu (16/9/2020).

Eko memastikan Komisi VI pun bersedia membantu mengawasi BUMN-BUMN. Menurut Ketua DPW PAN DKI Jakarta itu, Ahok seharusnya ikut mencari solusi atas masalah yang dialami Pertamina.

“Bahkan DPR pun bersedia mendengar masukan dari Pak Ahok agar sama-sama mengawal jalannya pengawasan BUMN yang ada saat ini,” terang Eko.

“Saya menilai energi yang dimiliki Ahok seharusnya bisa digunakan untuk ikut mencari solusi bersama untuk mengatasi permasalahan instansi yang dipimpinnya saat ini,” imbuhnya.

Semestinya, sebut Eko, Ahok saat ini berfokus bekerja sama dengan Kementerian BUMN. Dia mengingatkan bahwa Pertamina perlu solusi untuk memperbaiki laporan keuangan yang merugi pada semester pertama 2020.

“Seharusnya Pak Ahok bisa lebih fokus untuk bekerja sama dengan Kementerian BUMN, agar sama-sama mencari solusi dalam perbaikan laporan keuangan Pertamina yang pada semester satu tahun ini merugi Rp 11,3 triliun,” tuturnya.

Sekadar informasi, Komisi VI DPR merupakan alat kelengkapan Dewan (AKD) yang memiliki ruang lingkup tugas di bidang, perindustrian, perdagangan, koperasi UKM, BUMN, investasi dan standardisasi nasional. Mitra kerja Komisi VI di antaranya Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil-Menengah, Kementerian Negara BUMN, termasuk seluruh BUMN dan Badan Koordinasi Penanaman Modal.

Seperti diketahui, Komut PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok membuka aib manajemen Pertamina. Ahok menyebut ada direksi yang hobi lobi menteri, dan perihal masalah pada sistem gaji.

“Dia ganti direktur pun bisa tanpa kasih tahu saya, saya sempat marah-marah juga, jadi direksi-direksi semua mainnya lobinya ke menteri karena yang menentukan menteri. Komisaris pun rata-rata titipan kementerian-kementerian,” kata Ahok melalui akun YouTube POIN seperti dikutip detikcom, Selasa (15/9).

(zak/tor)



Source

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here